semua bebas memaknai kehidupan...begitu pula kebebasan dalam memaknai setiap huruf dalam goresan hati dan pikiran ini

.


kadang hati ingin mengungkap...
kadang mulut malas untuk mengucap...

cuma satu cara untuk membuatnya terlontar...
lewat kata-kata ini aku coba bersua...
Tampilkan postingan dengan label guratan perasaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guratan perasaan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Agustus 2021

 When the day has come and gone 

When our lives went by so fast 

Will you think of me too?


Do you realize?

In my every single day 

In every single word 

There will be a hidden messege

About the boy who loves a girl 



....sebuah puisi yang dibuat seseorang,  kala seragam putih abu-abu. Masih jelas dalam ingatan dan tertulis di secarik kertas. Biarlah jadi kenangan, karena telah menjadi bagian dari sejarah hidup ini. [MK]





Selasa, 10 April 2012

DENYUT



sudut cahaya menoleh ke arahku
tarian angin menggelitikku
aku ikut menari dalam nyanyian alam
berdesah di antara sentuhan lentik ranting pohon
kami berdiri tapi dewi sri tak ada di sini
kami berbaris tanpa garis lurus
rombongan semut sesekali merayap
menggerayangi lekuk indah kami
malam dan siang penyempurna kami
hujan dan panas sahabat napas ini
kami sampaikan tentang hidup
walau ada yang beku di antara kami
kesendirian dalam mati...
namun menjadi detak yang kembali
atas pesan tentang kehidupan
yang kami bawa dalam alunan
yang kami puisikan dalam keteduhan
dan akan kami ajak
kumbang rusa ikut berteriak
agar semua tau
tentang denyut hayat ini
[MK]


*foto by Wayan Sriyasa "Canopy Trip"

Selasa, 06 Maret 2012

kaki tiga

jeruji berkarat mengukir kisah
tentang rintihan urat di atas pedal
putaran roda mengalun cerita
tentang nyanyian si kaki tiga

aku tau...
kala bebatuan tergores ujung karetku
dan aku lihat
kala semut berlarian
saat aku melaju cepat

aku... tidak sendiri
banyak yang serupa denganku
aku berlomba merajut lembaran upah
dan aku... tidak bisa jalan sendiri
lihat pahlawanku yang terbungkus caping
aku bisa berlari atau hanya tertegun
karena jiwa di belakangku
yang selalu membawa tenaga
mendorongku dengat urat-urat kakinya

tapi aku juga pejuang..
saat derasnya membasahi bumi
kulindungi raja dan ratuku dengan terpal rombeng
saat panas menusuk daging
aku payungi dengan kain hitamku

aku benci kebisingan
aku hinakan debu debu racun
tolong lihatlah aku
dan rasakan keistimewaan diriku
itu yang akan membuatku tetap hidup
si kaki tiga yang mulai tergerus modernisasi
[MK]
06032012

*photo by Wayan Sriyasa "Becak Balapan"

Senin, 05 Maret 2012

hawa-ku


aku lahir tak berkaki
tapi aku bertulang
aku bergerak tanpa tangan
tapi aku bisa menari

gelitik embusan angin,
titik titik embun,
hangatnya mentari pagi...
mereka bantu aku menjadi tumbuh dan besar

lekukku semakin jelas
guratku semakin nyata
kupikir aku akan membesar tanpa bentuk
yang pasti aku tak punya bau
wangi ataupun busuk

kupikir tulangku tak indah
tapi bak manusia
sang hawa tercipta dari tulang rusuk adam
dan saat petik tubuhnya
mengenai dada dan tulangku
aku yakin dia hawa-ku
aromanya membalut kenyamanan
sentuhan lekuk kami
dalam arah yang sama...
sebuah pancaran kesempurnaan
menyelimuti kekurangan antara aku dan hawa-ku
[MK]
05032012

*photo by Wayan Sriyasa "Dedaun"

Rabu, 29 Februari 2012

napas hidup

kaki-kaki keras sembunyi menuju rumah-rumah semut
dan mencari pijak... tepatkah tempat ini??
duduk terlipat manis di perut kota teduh
menggelar kain bercorak prada rejeki
dengan pakaian seadanya berhias senyum paling menawan
rumput di ujung kelingking berbisik
'aku akan bersua tentang hal besar dari yang kecil'
bercerita tentang beringin yang kokoh dan tegar
dia dulu adalah aku... kecil dan mudah terinjak
goyah dan rentan mati
gelitik rumput ke jari manis tangan di atas lipatan tikar
dia kembali berbisik... 'napas hidup ini manis
seperti dirimu'
kini dia menyabet jari tengah
dia sedikit bergumam keras... 'kau tak boleh tampakkan dirimu'
telunjuk tersapu lembut, sangat terasa bulu halus si rumput kecil
dia bergumam... 'kau harus muncul di saat yang tepat'
dan rumput pun menempel di ibu jari yang penuh gurat
dan bersenandung.. kau akan menjadi besar seperti ibu jari
seperti beringin yang kokoh berdiri
orang-orang akan tunjukan ibu jarinya untukmu
kau bisa melipat prada tikarmu di dalam lemari
dan menegakkan kakimu saat kau mengumpulkan lembaran rejeki

[MK]
29022012

*Foto by Wayan Sriyasa "Alun-alun Keraton Yogyakarta"

Senin, 27 Februari 2012

tentang-nya

kau cerita tentang-nya
aku terdiam
kau senang karena-nya
aku berusaha tersenyum
gerak-nya, langkah-nya, tatapan-nya
kau bagi kata denganku

tapi.. jauh di dalam dadaku
tersembunyi jauh di pikiranku
aku lebih tau tentang-nya
karena aku juga merasakan
hadir-nya, senyum-nya, nafas-nya

karena kau bukanlah mawar
tak pantas aku menjadi durimu
biar ku simpan saja tentang-nya
yang ada jauh di rasa ini

[MK]
27022012

sama


kami...
berdiri dengan kokohnya..
apakah kami kokoh?
kami...
seperti diam tak bernyawa..
apakah kami bernyawa?
kami..
seperti tak punya denyut..
apakah kami berdenyut?

kami sama..
karena tampak berdiri kokoh,
tampak seperti tak bernyawa,
dan tampak tak punya denyut

tapi kami berbedaaaaa
jangan berikan pengelihatan sekilas
lekuk kami tak sama
sadarlah bahwa kami tak serupa
kami berdenyut
kami bernapas
kami melihat
tapi memang kami bisu
dan tidaklah kau berikan kata "sama"
bagi kami yang bisu


[MK]
27.02.2012

*foto by Wayan Sriyasa "Keraton Yogyakarta"


semangat fajar

pagi datang menggandeng langkah
kicau burung menjadi asa yang baru lahir
geliat awan membuka pancaran fajar
deru mesin kian berjejal
apakah ini sebuah bisikan semangat???

tidakkah kau lihat, bayangan itu belum tegak
bahkan jam dinding pun belum ingin berdentang 12 kali
silakan kau hirup, baunya bukan senja
mentari baru terbangun
cobalah kau sentuh, kau takkan merasakan apa pun
kecuali kau sentuh dengan hati
lihat langkahnya....
dialah pejuang pagi
pergi bertarung melalui semak-semak fajar
langkahnya gontai
tapi sentuhlah kalbu dan semangatnya
dia memang sudah senja
tapi senja yang selalu menjadi fajar
intip goresan semangat jiwanya
mungkin fajar pun akan coba hadir di ragamu

[MK]
27.02.2012

*foto by Wayan Sriyasa "a glimpse of Jogja"


Rabu, 22 Februari 2012

nisbi

tersenyum bukan bahagia
melotot bukan amarah
menangis bukan sedih
tertidur bukan lelah
gurat wajah tak menyampaikan maksud
air muka tak memberikan rasa
kokoh tak berarti masif
siapakah yang tau asa di balik jubah
gemerlap hanya penghias
sudut jelas yang kasat hanya bayangan
apalah arti di balik semua penutup ini
lewat ujung ujung jemariku
akan aku katakan tentang rasa dan asa
tentang bahagia, amarah, sedih, dan lelah....

[MK]

*foto by Wayan Sriyasa "Taksu-Gerak&Agem"

Senin, 20 Februari 2012

bisu



diam bukan bisu...
bergerak bukan berontak
adakah yang mengerti bisu dalam berontaknya
mengertikah kita gerak dalam bisunya
kawanan kabut menyelimuti mentari
sesekali sinarnya masih mengitip di balik dedaunan
cakrawala menjadi saksi kemegahannya

dan, diam tetap bukan bisu!!!
sudut-sudut menjulang menjadi pertanda
hayat masih ada
rentetan awan berkejaran
berlomba menyelimuti titik-titik bumi yang tinggi

apakah diam adalah bisu???
hanya kuasa di atas langit yang menjawab
suara gemuruh akan terbangun dari tidurnya
teriakan binatang mulai bersautan
porak poranda menjadi pertanda
dan membuat kita akan sadar
bahwa diam tidak bisu
[MK]

*Foto by Wayan Sriyasa "Bromo"

Kamis, 08 Desember 2011

Suara Pagi dalam Hati

pagi di ujung barisan manusia
masuk berdesakan mengejar mentari sebelum tinggi
terhimpit sana sini terjepit penuh arti

Pagiku yang indah..
seperti dalam ceritaku beberapa pekan
di antara pagiku yang mendung
pagiku di balik kisah kelaparan pagi hari
pagi.. yang sempat membuatku bertanya
pagi.. yang memunculkan misteri tentang dia
pagi.. yang penuh penantian
di sela-sela gemuruh kaki-kaki pejuang pagi

aku...
terduduk
melihat
memerhatikan
bertanya

pagi ini... tak cerah tapi tak mendung
sudut jari termanis memberiku jawaban
ada lingkaran kebahagian mengikat dia
............

[MK]

Rabu, 23 November 2011

Gelombang

usai jumpa di hari ujung minggu
rasa lega melalui deretan kata yang terucap
walau tak usai, hanya awal

kian tak berharap, tak memohon
biar bagai air mengalir
tapi sayang... aliran air tak selalu lurus
namun berkelok dan kadang bergelombang

gelombang itu datang ke hadapku pagi cerah tadi
kelok itu datang melalui tatapannya
dan lagi-lagi menimbulkan tanya
berujung pada asa


[MK]

Senin, 14 November 2011

Dia... tentang dia

kembali ku menaruh guratan dalam rentetan kata-kata
dalam rangkaian huruf ini
aku hanya ingin bilang
mengungkap kalimat cerita yang tak bersuara
bersajak tanpa geming
dan hanya melalui goresan-goresan tangan


asa hadir bersamaku pagi ini
teringat lalu ingin bertemu
tapi Dia... Dia tak berikan asa itu
Dia tunjukkan bahwa Dia memberi bukan asaku
sadarku, betapa MAHA segala nyatanya
asaku agar Dia mempertemukan dengan dia
tapi Dia berkehendak lain agar aku tak bertemu dia

MK


Jumat, 11 November 2011

dia

dia datang
kenapa datang?? kenapa harus sekarang?
kenapa tiba-tiba
rasa yang kadang muncul tapi harus kupendam
ya.... harus
tapi kenapa dia muncul lagi
dia yang berbeda
datang bersama rasa
dia yang lalu berhasil terpendam bersama waktu
tapi dia yang lain hadir di antara kerumunan
hiruk pikuk bak kemacetan ibu kota
dia muncul meninggalkan tanya
aku tak mau menjawab tanya itu
dia seperti kau
dia membawa sekilas tentang kau
tapi aku harus tetap mengingat, menjaga rasa,,, hanya tentang kau
bukan dia, bukan dia yang lalu, bukan dia yang ini
ku hanya akan menaruh dia
untuk memahami dan memperkuat rasa ini untuk kau

Jumat, 14 Oktober 2011

Aku Benci Sendiri

Aku di sini bukan sendiri
Aku di sini bagai dalam bui
tidak...tidak... ragaku tak dalam bui
kakiku bebas melangkah
gerakan tanganku tak terbatas...
tapi jiwaku meronta
ingin pergi dari kesepian
ingin loncat dari tebing-tebing bisu

Tuhan...
rencana apakah yang kau siapkan untukku
rahasia apakah yang ada di balik bulir-bulir kesendirian ini
denyut jantungku terguncang
tak terbendung tetesan air mata ini
mengapa Kau hadapkan aku dengan sepi
mengapa Kau dekatkan aku dengan kesendirian
aku benci mereka...

[MK]

Jumat, 16 September 2011

HECTIC HECTIC

huahhhhh...so hectic
if there is more than 24 hours a day...
mungkin masih mau nambah lagi dan lagi
manusia mana pernah puas
sekarang 24 jam sehari rasanya masih kurang
banyak banget yang harus dikerjain
ini itu.. itu ini.. ini ini... itu itu
yahh, hidup itu pilihan, mau sibuk atau nyantai juga pilihan
kebetulan saya lebih suka menyibukkan diri

ini sekadar tulisan ga meaning bagi yang baca, tapi amat berarti bagi saya yang nulis, demi meluapkan sedikit yang ada di pikiran :D

MK

Jumat, 27 Mei 2011

rahasiaMu

Mahabesar Allah, yang sedang menunjukkan rahasia di balik rahasiaNya.

Harus aku temukan rahasia itu.

Yang saat ini masih kucari.

Belum bisa kupahami, tapi aku akan…

Yah,,,, inginku, terjadinya pada dia

Yah,,,harapku, kabulNya pada dia

Harus aku temukan maksud ini semua

kebesaranNya sedang menguji kebesaran hati ini

keagunganNya sedang mengokohkan kesabaran hati ini

Walaupun saat ini…

Harapku di hari, jam, menit, dan detik ini

Jalannya untuk dia di hari, jam, menit, dan detik kemudian

Ingin merasakan hal-hal itu

Tapi nampaknya, aku belum dapat kesempatan

Subhanallah, mahabesar Allah

Apa sebenernya maksud ini semua

Yang bisa kuyakini

Engkau sedang mempersiapkan kado terindah

Untukku, untuk hidupku, untuk kebaikanku

Selesai setelah aku mengetahui rahasia di balik rahasiaMu

MK

Rabu, 22 September 2010

titik nol

yah...aku di sini
berdiri
tapi di atasku berlari-larian
aku pejamkan mata
tapi, semua berputar
aku buka mata dan mencari titik
namun yang ada hanya benturan-benturan
semua berputar
berlari
terbentur

akhhh....
penat!

kau tau..
rasanya terlalu penuh
terlalu penat
apa yang ada di atas ini
dan aku merasakan titik nol

Rabu, 01 September 2010

36 months...


sore itu...
dalam senja, langit menggelap
janjinya untuk bersua dan aku mendengar
sore itu..
aku dalam balutan pink berbunga
setelah sekian menit kesibukanku
sore itu...
sudah tak berharap
hanya datang dengan senang
sore itu...
kaget yang menyenangkan
harapan yang sempat akan pupus
sore itu...
36 bulan lalu
dia ucapkan rangkaian huruf indah
dan sejak sore itu...
hingga sekarang
dan berharap selamanya
[MK]



*foto: www.bing.com

Jumat, 06 Agustus 2010

10 Juli



ku rangkai dengan indah
ku tulis agar nyata
ku baca agar terdengar
harus kau simak agar terasa

rangkaian ini tak ada di tempat lain
namun mungkin ada terucap oleh yang lain
ukiran kalimat
rentetan kata
barisan huruf
dan untaian makna
kurangkai, kutulis, dan kubaca
hanya untuk satu
di tanggal sepuluh Juli

dirimu...
simaklah ini agar terasa
bahwa ini tanpa keindahan
tanpa kesombongan
hanya kesederhanaan dan ketulusan
barisan huruf kata dan kalimat
yang membawa doa dan harapan di sepuluh Juli
"Selamat Ulang Tahun pacarku"
semoga sepuluh Juliku selalu aku yang ucap

[MK]


*foto: www.bing.com