semua bebas memaknai kehidupan...begitu pula kebebasan dalam memaknai setiap huruf dalam goresan hati dan pikiran ini

.


kadang hati ingin mengungkap...
kadang mulut malas untuk mengucap...

cuma satu cara untuk membuatnya terlontar...
lewat kata-kata ini aku coba bersua...
Tampilkan postingan dengan label inTermeZo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inTermeZo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Mei 2011

Obat Jerawat Paling Alami dan Berkhasiat

Jerawat masalah yang tak kunjung ada habisnya..
Kata orang, "Kalau lagi jerawatan, jangan tralu dipikirin, nanti jerawatnya malah tambah banyak." Tapi untuk sebagian orang, termasuk saya, tentu sulit sekali melakukan hal itu. Rasanya ingin membasmi jerawat-jerawat itu secepatnya.

Udah nyoba segala macam obat dan cara? Tapi belum hilang juga jerawatnya. Dari pengobatan yang harganya hanya beberapa ribu sampai skin care ratusan hingga jutaan rupiah??? Dan jerawat belum hilang juga..

Jangan sedih, dunia belum berakhir dan mentari masih bersinar, berarti masih ada harapan. Udah pernah coba daun sirih untuk mengobati jerawat? Nah, kalau belum pernah, coba deh ikutin resep saya.

Saya sudah sempat menggunakan beberapa merek kosmetik untuk menyingkirkan jerawat, tapi tetap saja jerawat-jerawat bergantian muncul. Dan saya ingat, saat saya masih SMA, saya takut untuk memakai kosmeti-kosmetik, dan selalu menggunakan daun sirih untuk mengobati jerawat. Akhirnya, saya kembali menerapkan resep ampuh itu untuk muka saya. Kebetulan jenis muka saya adalah kering dan sensitf, dan karena ke-sensitifan-nya, saya tidak bisa memakai sembarang obat-obatan berbahan kimia, terutama yang mengandung alkohol dan pengharum.

Hari pertama memakai daun sirih, kulit wajah terasa kenyal, halus dan jerawat-jerawat langsung 'mendarat'. Hari kedua, kulit wajah beranjak normal, dan karena setiap malam saya selalu memakai daun sirih (kecuali kalau sedang bepergian, apalagi saat kemping *ribet ya). Sekarang saya rasa kulit wajah saya tidak terlalu sensitif, kalau sebelum memakai daun sirih setiap kali saya iseng memegang wajah saya, pasti langsung timbul jerawat, tapi sekarang, mau saya 'kusuk-kusuk' wajah saya juga aman-aman saya, nggak ada 'bintang-bintang' baru bermunculan. Dan, bekas-bekas jerawat juga memudar.

Saya kurang tahu pasti apa kandungan yang ada di dalam daun sirih, sehingga bisa mujarab buat jerawat-jerawat saya itu. Tapi, kalau penasaran mau coba treatment ini, ayo ikuti cara di bawah ini:
- ambil 2 lembar daun sirih yang lebar-lebar, cuci dengan air bersih
- didihkan air sekitar setengah gelas, lalu tuang di wadah yang agak lebar (mis: mangkok)
- masukkan dua lembar daun tadi ke dalam mangkok
- tunggu sekitar 10-15 menit
- usapkan air daun sirih menggunakan daunnya ke seluruh wajah (note: bagian daun yang digunakan untuk mengusap adalah bagian atas daun, bukan bagian bawahnya.)
- selesai di usap keseluruh wajah (dan wajah pun basah), sekarang robek tengah-tengah daunnya (1 daun menjadi 2 bagian, mengikuti tulang daunnya). Nah, 2 daun yang lebar berarti menjadi 4 bagian.
- Celupin lagi ke airnya, terus tempel di wajah (kompres). Biasanya 4 bagian daun itu saya pakai di dahi, 2 pipi, dan dagu. Nah, kompres sampai pagi (kalau tiba-tiba pagi sudah jatuh dari muka, ya tidak apa-apa). Note: bagian daun yang ditempelkan ke wajah adalah bagian atas daun, bukan bagian bawahnya.

Note: dipakai pas mau bobo, nah rasakan beda kulit wajah kamu di pagi hari pas bangun tidur.
Kalau bingung nyari daun sirih karena nggak ada pohonnya deket-deket rumah, beli aja di pasar, di tukang bunga rampai, pasti ada.

Oke, selamat mencoba ya......
MK


*info: pengalaman pribadi

Minggu, 05 Desember 2010

Cantik dengan Perawatan Alami....Kenapa Nggak????

Masih percaya sama kosmetik yang mampu memutihkan atau mencerahkan wajah?
Gak takut baca komposisi bahan kosmetik yang bahasanya sendiri kita gak paham?
Udah kesel bahkan putus asa bikin muka ingin terlihat cantik dan sehat?

Buat yang masih percaya dan sampai detik ini masih pakai produk kosmetik (baik yang murah maupun yang mahal), dengan harapan muka lebih cerah atau cantik alami, silakan saja.
Tapi aku sudah gak pe
rcaya lagi tuh... Apalagi wajahku cenderung kering, nah susahnya mencari perawatan untuk wajah kering dan yang ada membuat wajahku semakin kusam dan mengelupas membuat warnanya jadi belang-belang.
Nah, buat yang udah sepaham denganku, silakan baca terus tulisanku ini.


Pernah coba produk kecantikan malah jadinya muka kering? Atau malah jadi bermasalah? Atau muka belang-belang jadi kaya panuan? Hiiiii menyeramkan ya, sampe bikin kita putus asa cari produk yang
aman. Baca komposisi bahannya aja, kita bener-bener gak p
aham (bahasa kimia semua), makanya lakukan yang alami dengan bahan-bahan alami juga, gini caranya:

1. Untuk membersihkan muka
campurkan madu murni dengan susu bubuk, oleskan di wajah dan pijat ringan. Susu bubuk berfungsi sebagai scrub lembut, dan madu untuk mengencangkan kulit (ingat beli yang murni tanpa bahan tambahan apa-apa, ada kok di supermarket atau toko jamu). Angkat campuran madu dan susu bubuk dari wajah dengan air hangat menggunakan waslap. Lalu cuci muka dengan air biasa.

2. setelah dibersihkan
Agar kulit tetap terjaga kelembabannya, maka gunakan minyak zaitun. Ingat, beli yang pure olive oil, bisa didapatkan di supermarket seperti giant, carrefour, dengan merek yang beragam (yang bagus sih bisanya Extra Virgin Olive Oil merek Bertolli), tapi kalau kurang suka baunya yang di jual di supermarket, beli aja di Wardah, yang pure Olive Oil (ini aman kok, tanpa bahan campuran kimia). Cara pakainya, basahkan kapas (diperas), tuang beberapa tetes minyak zaitun (sedikit saja agar tidak lengket di wajah) lalu oleskan perlahan ke wajah. Minyak zaitun dipercaya membuat kulit tetap remaja, dan awet muda. Baiknya perawatan ini dilakukan saat mau tidur malam hari, bisa juga dipagi hari sebagai penganti pelembab wajah.

3. Penggunaan bedak
Banyak bedak yang beredar di pasaran, tapi lagi-lagi bahasa komposisinya kurang bisa dimengerti. Nah, gunakanlah bedak tabur bayi. Bedak ini tidak ada bahan kimianya, hanya berkomposisi talc dan parfume. Jadi aman. Lagipula, mana ada bedak bayi dengan bahan kimia yang membahayakan untuk kulit bayi.

4. Masker
Perawatan masker dapat dilakukan seminggu 2x. Cukup gunakan madu, dengan cara mengoleskan madu murni ke seluruh wajah dan lehr sambil pijat lembut, diamkan 15 menit dan angkat dengan air hangat hingga bersih, lalu basuhlah wajah dengan air biasa. Hasilnya, madu kan membuat wajah menjadi halus, lembut, dan kencang.

5. Obat jerawat
Seringkali si jerawat muncul tiba-tiba, apalagi kalau akan 'dtang bulan'. Cara paling alami adalah, kompres wajah denga daun sirih. Bikin air panas (hingga mendidih), lalu seduh daun-daun sirih yang sudah dibersihkan. Tempelkan di bagian wajah yang berjerawat saat akan tidur malam, biarkan hingga bangun pagi. Cara menempelkan daunnya, sisi atas daun yang ditempelkan ke wajah. Daun sirih dipercaya memiliki antibiotik yang baik, makanya bisa membuat jerawat kempes dengan cepat.
Jika jerawat meradang dan besar, dan ingin supaya bekasnya hilang, gunakanlah pasta gigi. Tempelkan langsung di bagian yang berjewarat. rasanya akan sedikit panas, tapi ini kan membuat jerawat kempes dan hilang tanpa bekas.


Nah, dengan perawatan bahan-bahan alami itu, rasanya aman banget kan. Ga ada tuh ketakutan muka ngelotok-ngelotok, atau merkuri dan lainlain. Dan, sejak zaman nenek moyang, bahan-bahan itu sudah dipercaya memang akan membuat wajah tampak awet muda. Gak perlu mahal kan biayanya. Jangan lupa untuk sering mengkonsumsi buah dan air putih, sebagai obat kecantikan alami dari dalam tubuh.

Penting untuk tahu jenis kulit wajah sebelum melakukan perawatan. Perawatan di atas (kecuali obat jerawat) digunakan untuk kulit yang cenderung kering.

Selamat mencoba, dan selamat tinggal bahan kimia. [MK]

*sumber berdasarkan pengalaman pribadi yang berhasil.

Jumat, 20 Agustus 2010

Uye Flanel



teman-teman.....saya launching produk nih,,,, mampir-mampir ya ke http://uyeflanel.blogspot.com/ kabarin juga ke semua temen-temen, keluarga, tetangga, musuh, pacar, mantan pacar, istri, anak, dan lainnya.....^_^

Senin, 21 Juni 2010

mari ke PULAU TIDUNG!


Masih penasaran dengan Pulau Tidung? Penasaran mau jalan-jalan ke sana.
Cukup mudah untuk sampai ke pulau itu, yang penting, kita perlu tahu jadwal berangkat si kapal.
Untuk bisa sampai ke Pulau Tidung, kita bisa naik kapal dari Muara Angke atau Pantai Marina. Namun, lebih banyak orang yang memilih untuk naik kapal dari Muara Angke, karena jauh lebih murah. Dan memang kondisi kapal juga berbeda dengan kapal yang berangkat dari Marina. Kapal yang berangkat dari Muara Angke adalah kapal kayu yang diberi motor diesel sebagai penggeraknya.

Untuk sampai ke Muara Angke, kita tinggal memilih jalur transportasi yang tentunya mudah dijangkau dari rumah kita. Dari arah blok M ada bus P 37. Cukup dengan membayar Rp 2.500,- kita naik dari terminal blok M dan turun di depan Galaxi Mall, lalu di sambung dengan angkot berwarna merah U-11 dengan ongkos Rp 2.000,-, lalu turun di depan pasar Muara Angke, dan jalan menuju Pelabuhan Muara Angke. Jangan heran jika di area ini akan tercium bau yang sangat menyengat, ini sudah khas, jadi siap-siap tahan hidung!
Selain dengan bus itu, dapat juga di jangkau dengan pergi ke arah terminal Grogol. Nah, kalau yang satu ini, mungkin banyak bus yang menuju arah Grogol, jadi silakan pilih sendiri alternatif kendaraan untuk sampai ke Grogol, lalu disambung dengan angkot B-01, berwarna merah. Ongkosnya Rp 4.000,- sampai depan Pelabuhan Muara Angke.
Sampai di Muara Angke, silakan langsung ke penjual tiket yang ada di pinggir dermaga. Dan, bisa langsung naik kapal. Tapi, jangan heran dan jangan egois untuk berbagi tempat duduk di dalam kapal. Biasanya kalau pergi di hari libur, banyak sekali yang ingin ke pulau itu, sehingga keadaan di dalam kapal bisa sangat berdesakan. Jadi, lebih baik berbagi tempat biar liburan kita nggak terasa kesel-keselan.
Kita perlu tahu jam berangkat kapal. Biasanya kapal berangkat sekitar jam 7 dan dari arah sebaliknya, kapal Dari Pulau Tidung paling terakhir adalah jam 2 siang. Jadi, jangan sampai tertinggal kapal ya.


Tips...
Ada sedikit tips nih. Bagi yang belum pernah naik kapal ini, disarankan untuk mengonsumsi obat anti mual karena mabuk perjalanan. Ombak air lautnya bisa membuat kita mual (walaupun sebenarnya kita bukan tipe pemabuk perjalanan), tapi lebih baik jaga-jaga saja.
Lalu, lebih disarankan utnuk pergi di bulan pertengahan tahun, karena ombak lautnya sedang bersahabat, dan berhati-hati untuk pergi di penghujung tahun. Siap-siap ombak besar dan badai akan menghadang perjalanan kapal kita.

Hal yang tidak bisa dihindari...
Ini adalah urusan yang sulit dihindari, yaitu kebelet buang air. Waduhhhh, agak repot memang. Dan antrian di depan pelabuhan, tepatnya di wc umum yang ada di pom bensin di depan pelabuhan, antriannya sangat panjang dan hati-hati kalau kelamaan antri, kapal akan segera berangkat. Kalau masih bisa di tahan, tunggu saja sebentar, karena di kapal juga ada wc nya. Tapi tunggu sampai kapal jalan ya, karena prinsipnya sama seperti kereta api, pembuangannya langsung ke bawahnya. Dan, hati-hati kalau buang air di kapal, karena pemandangan lubang wc adalah air laut yang ada di bawahnya, jadi cukup menantang juga. [MK]


*foto: dokumen pribadi

Rabu, 26 Mei 2010

urin..urin..


Jika kita mendengar kata urine a.k.a air kencing pasti yang terbayang langsung jijik. Yah... memang tidak dapat dipungkiri, namanya juga hasil buangan dari proses kerja dalam tubuh. Akan tetapi, mungkin sebagian dari kita sudah banyak yang tahu, bahwa si cairan yang terbayang menjijikan ini ternyata memang menyimpan manfaat.
Banyak yang sudah membuktikan manfaatnya. Teman dekat saya bercerita kalau ia dulu memiliki gigi yang kondisinya buruk sekali. Berlubang di geraham, dan cukup parah. Suatu ketika ia mengalami sakit gigi yang sangat menyiksa. Orang tuanya hanya menganjurkannya untuk berkumur dengan air kencingnya sendiri. Dan, setelah tiga hari ia melakukannya, terbukti bahwa giginya sembuh total, anehnya si geraham juga mengalami perbaikan, tidak ada lagi yang bolong, dan tidak pernah sakit gigi lagi hingga sekarang.
Selain itu, om saya yang divonis sakit komplikasi dianjurkan untuk terapi air kencing dengan meminumnya. Pengobatan alternatif menganjurkannya melakukan itu selama beberapa bulan, lalu sekarang dilanjutkan dengan minum air putih sebanyak 1 liter setiap pagi. Hasilnya, ia sembuh dari sakitnya dan ia tampak jauh lebih muda dan segar.
Air kencing yang digunakan untuk terapi bukan sembarangan, tetapi air kencing yang pertama kali kita keluarkan di pagi hari saat bangun tidur. Entah apa kandungan di dalamnya, tapi yang jelas untuk orang-orang terdekat saya, hal itu terbukti.
Oleh karena itu, saya mencobanya. Bohong kalau saya nggak merasa jijik di awal, dan terbayang perasaan yang tidak enak. Gigi saya bolong, walaupun belum kronis tapi rasa senut-senut sudah kian muncul, daripada harus ke doktr gigi dan berdarah-darah, serta perawatan rutin yang cukup mahal (dan saya memang takut untuk ke dokter gigi, parno liat alat-alatnya..hiiiiii), ditambah lagi proses perawatan yang dijelaskan dokter terdengar sangat mengerikan buat saya. Maka, saya putuskan untuk mencoba berkumur dengan air kencing. Kalau pada penasaran rasanya, hmmmm, saya bilang air kencing pertama saat kita bangun tidur itu tidak beraroma apa pun. Tapi saya tetap menutup hidung saya, karena parno kalau-kalau ada bau tidak sedap tercium. Dan rasanya hangat, pahit, asin, dan sepet. Lebih mirip seperti kumur memakai antiseptik. Setelah itu, sikat gigi deh....
Bagi yang masih penasaran sama terapi ini, silakan coba, jangan takut, dan yang penting yakin... Kalau masih ragu juga, silakan cari referensi buat lebih mengetahui manfaatnya.
Saya sendiri belum pernah coba untuk diminum, tapi kalau ada yang sudah pernah coba, boleh loh pengalamannya di share...

MK


*foto: www.bing.com