liukan di bawah sinar
getar gemuruh dalam pengeras suara
embusan pendingin ruangan
untaian kain panjang yang menjadi pembatas
antara aku dan yang melihatku
solek di setiap gurat muka
balutan manik-manik di tubuhku
aku ingin...
masih ingin
kala gong ketiga mengentak jantungku
rindu akan suasana itu...
kehidupan panggung yang tak mati
jiwaku selalu hidup
namun, ragaku mati
tersedot belenggu-belenggu
aku ingin...
ingin jadi apa sekarang...
tak bisa kuungkap
tak bisa kuberitahu kau
karena aku masih berada di persimpangan
dan bimbang untuk melangkah
MK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
leave your comment here!